Monday, 6 June 2005

Gladi Intelektual FMIPA Unpar

Pada pagi hari yang cukup dingin, sekelompok mahasiswa FMIPA UnPar bergerombol di depan GSG (gedung serba guna) Unpar, Ciumbeuleit. Tepat hari itu, Jum'at, 22 April 2005 KaIL berkesempatan untuk melakukan Gladi Intelektual bersama 38 mahasiswa UnPar yang berasal dari Jurusan Ilmu Komputer, Fisika dan Matematika. Acara ini bertujuan agar para mahasiswa tersebut dapat menggali serta memetakan motivasi dan tujuan mereka untuk kuliah di UnPar serta mengevaluasi semua hambatan dan dukungan yang mereka hadapi selama belajar di UnPar dengan harapan di penghujung acara, mereka dapat menyusun suatu rencana aksi yang realistis yang dapat membantu mereka untuk meraih tujuan belajar selama kuliah di FMIPA UnPar.

Acara dibuka oleh Bapak Nico Saputra, perwakilan panitia dari FMIPA UnPar. Beliau menjelaskan kepada para peserta tujuan diadakannya acara tersebut. Baru kemudian, pihak KaIL mulai masuk dan memperkenalkan diri. Berhubung belum semua peserta saling kenal, KaIL berusaha melumerkan suasana dengan permainan Keluarga Gajah dan Belahan Jiwa. Dalam permainan yang terakhir, peserta harus menceritakan sedikit latar belakang mereka sehingga mereka berada di FMIPA UnPar kepada pasangannya secara acak. Dari permainan ini juga tergambarkan motivasi awal dan visi (cita-cita) belajar mereka berada di UnPar.

Setelah antar peserta dan panitia-peserta sudah lebih saling mengenal, mereka mulai diberikan materi singkat mengenai Kekuatan Visi. Setelah siswa menyadari pentingnya kekuatan visi, diberikan simulasi permainan Panah Buta. Peserta diajak mencari kaitan antara fenomena-fenomena yang terjadi dalam permainan ini dengan realitas kegiatan belajar mereka di UnPar. Dari hasil diskusi kelompok, peserta berhasil mengidentifikasi dan mengelompokkan faktor penghambat serta pendukung tercapainya tujuan mereka kuliah di FMIPA.

Pada materi AMBAK & Sumber Daya Pribadi, peserta lebih diajak lagi untuk menggali dukungan yang mereka miliki secara pribadi serta meneguhkan visi mereka dengan merunutkan manfaat-manfaat yang dapat mereka peroleh di jurusan yang mereka pilih dan sumber daya apa saja yang mereka miliki yang dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuan belajar mereka.

Cara bagaimana mengatasi hambatan yang mereka hadapi di jurusan dibahas dengan mengundang senior mereka yang sedang menjalani tingkat akhir bahkan senior yang sudah lulus dan menjadi dosen. Dari mereka-mereka yang sudah menjalani, peserta banyak mendapatkan tips-tips praktis yang spesifik sesuai dengan konteks jurusan mereka. Strategi dan kiat-kiat sukses ditularkan kepada para peserta dan sambutan peserta pun amat antusias. Untuk mengatasi masalah yang terbesar bagi para mahasiswa, yaitu pembagian waktu & prioritas, KaIL sudah siap dengan materi Manajemen Pribadinya. Dengan materi ini, peserta diharapkan mulai menyadari dan membenahi prioritas mereka yang mungkin masih dapat diperbaiki selama satu semester ke belakang.

Dari penguatan motivasi serta visi, pengidentifikasian hambatan serta dukungan dan materi untuk menghadapi hambatan-hambatan tersebut, panitia berharap peserta dapat
mencapai tujuan mereka. Untuk meraih tujuan itu, peserta diajak untuk membuat komitmen yang realistis yang dapat mereka lakukan. Dengan komitmen yang mereka rumuskan dalam pembatas buku, diharapkan mereka selalu diingatkan akan visi mereka dan selalu dikuatkan untuk membuat visi itu menjadi kenyataan.

Sebagai penutup, mereka juga menuliskan komitmen tersebut dalam Pohon Apel yang sudah disiapkan oleh tim KaIL. Proses gladi ini juga tidak hanya selesai di satu hari yang dingin itu saja. Sebulan setelah gladi intelektual ini selesai, panitia akan mengirimkan komitmen yang telah peserta tuliskan di sebuah buku laporan, lengkap dengan sebuah kertas berbentuk apel berisi komitmen yang telah mereka tuliskan guna menguatkan visi mereka lagi.

Bila ada pihak yang menginginkan informasi mengenai acara ini lebih lanjut atau acara lain yang berkaitan dengan pelatihan dan pengembangan karakter, jangan sungkan untuk menghubungi Any Sulistyowati (anyapd@gmail.com).
(Agnes, Oda, Mike, Astri dan Clare)

No comments:

Post a Comment